Lompat ke konten utama
Kolaborasi Lintas Kementerian di JJN 2026, UMKM Dapat Konsultasi Legalitas dan Merek Usaha Secara Gratis

Kolaborasi Lintas Kementerian di JJN 2026, UMKM Dapat Konsultasi Legalitas dan Merek Usaha Secara Gratis

Siaran Pers 07 Maret 2026

Memasuki hari kedua penyelenggaraan, Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya untuk meningkatkan omzet, tetapi juga memperkuat legalitas serta kualitas usaha agar siap naik kelas.

Dalam rangkaian Festival Jejak Jajanan Nusantara: Rayakan Rasa, Berdayakan Negeri, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan layanan Klinik UMKM dan Klinik Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi para pelaku usaha. Layanan ini dihadirkan dalam festival JJN melalui kolaborasi bersama Kementerian Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat sebagai penyelenggara kegiatan.

Melalui Klinik UMKM, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan terkait percepatan legalitas usaha, sertifikasi produk, strategi pengembangan usaha, hingga akses pembiayaan dan pasar. Sementara itu, Klinik HKI memberikan edukasi dan konsultasi terkait perlindungan merek, pengecekan merek, hingga proses pendaftaran hak kekayaan intelektual agar usaha memiliki perlindungan hukum dan daya saing yang lebih kuat.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menyebut Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) 2026 merupakan sebuah inisiatif kolaboratif yang mempertemukan pemerintah, BUMN, pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM), komunitas, dan masyarakat luas dalam upaya memperkuat ekosistem usaha lokal dan ekonomi kreatif.

“Itulah komitmen pemerintah untuk bersama-sama agar potensi apapun yang dimiliki terutama yang ada di dalam jajaran pemerintahan benar-benar berdaya guna dan support seluruh pelaku usaha untuk berdaya dan naik kelas,” ucap Menko Muhaimin.

Melalui kolaborasi lintas kementerian dalam Festival Jejak Jajanan Nusantara, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan ruang promosi dan pemasaran, tetapi juga dukungan untuk memperkuat fondasi usaha agar lebih legal, terlindungi, dan berdaya saing.

Bagi pelaku UMKM yang ingin mengikuti layanan konsultasi dapat dilaksanakan selama penyelenggaraan Jejak Jajanan Nusantara pada 6–8 Maret 2026 di Parkir Selatan Barat, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Kuota konsultasi dibatasi 50 peserta per hari, dengan sesi konsultasi yang dibagi dalam beberapa kelompok sesuai jenis usaha agar proses pendampingan dapat berlangsung lebih fokus dan efektif.

Bagi pelaku usaha yang belum sempat mendaftar secara daring, tersedia pula kesempatan pendaftaran langsung (on the spot) selama kuota harian masih tersedia. Seluruh layanan konsultasi ini tidak dipungut biaya (gratis).

Ramadan pun menjadi momentum bukan hanya untuk merayakan cita rasa kuliner Nusantara, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem usaha rakyat agar terus tumbuh dan berkembang. Segera daftarkan usahamu karena kuota konsultasi harian terbatas.

Nomor: 47/KPI/HM.04/02/2026

Instagram: @kemekopmri
TikTok: @kemenkopm
X: @kemenkopmri

Biro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Biro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Alat Aksesibilitas