Lompat ke konten utama
Hari Santri 2026, Menko Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Hari Santri 2026, Menko Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Siaran Pers 22 Oktober 2026

Nomor: 250/KPI/HM.04/10/2026

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat.


Selain mencetak generasi berilmu dan berakhlak, pesantren dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan keterampilan, melahirkan wirausaha, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.


“Santri memiliki potensi diri, integritas, dan kesiapan untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujar Menko Muhaimin dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru, Riau, Kamis (22/10/2026).


Menurutnya, pesantren memiliki akar sosial yang kuat di tengah masyarakat sehingga dapat berperan lebih luas dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian umat.


Dalam perspektif pemberdayaan masyarakat, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang tumbuhnya keterampilan, kewirausahaan, dan kegiatan ekonomi produktif. Dengan dukungan yang tepat, potensi santri, alumni, dan masyarakat sekitar dapat dihubungkan dengan peluang usaha yang berkelanjutan.


“Saya yakin santrilah yang akan memberi solusi dan memberi jawaban atas ikhtiar-ikhtiar kemandirian bangsa, atas ikhtiar-ikhtiar untuk tumbuh menjadi bangsa yang kuat berbasis kekayaan dan berbasis sumber daya yang kita miliki,” tegasnya.


Karena itu, santri diharapkan tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman, mulai dari pendidikan dan sosial hingga kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal.


Menko Muhaimin juga mengajak santri untuk menjaga persatuan, terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.


Ketiga komitmen ini menjadi modal untuk mendorong perubahan sekaligus memperluas manfaat keberadaan pesantren bagi lingkungan sekitarnya.


“Tanpa para ulama, para kiai, para pengasuh pondok pesantren, kita akan kehilangan pemimpin-pemimpin masa depan,” ujarnya.


Sejalan dengan upaya tersebut, Kemenko PM mendorong transformasi pendidikan pesantren agar semakin unggul melalui penguatan infrastruktur, sistem pendidikan, dan berbagai bentuk dukungan yang dibutuhkan.


Penguatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas kapasitas pesantren dalam berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat.


Lebih jauh, pesantren memiliki peluang untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal dengan melibatkan santri, alumni, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar.


Kegiatan produktif yang tumbuh dari lingkungan pesantren dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas kesempatan kerja, memperkuat usaha masyarakat, dan membangun ekosistem ekonomi yang lebih mandiri.


Melalui pendekatan pemberdayaan, pesantren diharapkan turut menggerakkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mengembangkan potensi dan sumber daya secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat pesantren dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh para santri, tetapi juga oleh keluarga dan komunitas di sekitarnya.


Pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, Muhaimin mengingatkan para santri untuk terus disiplin, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.


“Disiplinlah, bersungguh-sungguhlah, dan teruslah tidak pernah berhenti untuk belajar beradaptasi terhadap tantangan dan perubahan. Bersiap-siaplah kalian kelak yang akan memperbaiki negeri dan dunia,” pungkasnya.


Kemenko PM menegaskan bahwa penguatan peran pesantren merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat. Dengan memadukan pendidikan, pengembangan kapasitas, dan kegiatan ekonomi produktif, pesantren diharapkan menjadi salah satu penggerak pemberdayaan yang membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera.


Instagram: @kemekopmri

TikTok: @kemenkopm

X: @kemenkopmri


Biro Komunikasi, Pengelolaan Data, dan Informasi

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Biro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Alat Aksesibilitas