Lompat ke konten utama
Dari Bali ke Mancanegara, Petani Wanita Bangun Ekonomi Desa Lewat Kopi Lokal Berkualitas Dunia

Dari Bali ke Mancanegara, Petani Wanita Bangun Ekonomi Desa Lewat Kopi Lokal Berkualitas Dunia

Kabar Terbaru 23 Mei 2026

Di balik harum kopi khas Bali yang kini dikenal hingga mancanegara, terdapat sosok perempuan tangguh bernama Santi asal Kintamani yang tidak hanya membangun usaha kopi keluarga, tetapi juga menggerakkan pemberdayaan petani perempuan di daerahnya.

Sebagai generasi ketiga petani kopi, Santi memilih melanjutkan warisan keluarga dengan mengembangkan usaha ‘Meluwes Kopi Bali’. Nama tersebut diambil dari nama sang ibu sebagai bentuk penghormatan atas ilmu perkopian yang diwariskan secara turun-temurun dalam keluarganya.

Namun bagi Santi, bisnis kopi bukan sekadar soal menjual produk. Ia ingin usaha yang dibangunnya mampu memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar, terutama bagi para petani perempuan di desanya.

Melalui usahanya, Santi memberdayakan kelompok tani wanita yang terlibat dalam proses produksi kopi dari hulu hingga hilir. Para perempuan tersebut bekerja mulai dari pengolahan biji kopi, penjemuran, penyortiran, hingga proses pengemasan produk.

Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam industri kopi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para petani lokal. Para perempuan desa memiliki kemampuan besar apabila diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang.

Selain memberikan pekerjaan dengan upah yang layak, Santi juga berupaya menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal yang mereka hasilkan sendiri. Kerja keras para petani perempuan tersebut kini membuahkan hasil membanggakan.

Produk kopi Meluwes yang berasal dari Bali berhasil dikenal luas hingga pasar internasional. Kopi robusta dan arabika khas Kintamani yang diproduksi bersama kelompok tani perempuan kini telah diekspor ke berbagai negara seperti Spanyol, Taiwan, Jepang, dan China.

Tak hanya itu, Santi bersama produk kopinya juga telah mengikuti berbagai pameran internasional di Korea Selatan, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Keterlibatannya dalam ajang G20 Bali Tahun 2022 menjadi salah satu momen paling membanggakan karena dapat memperkenalkan kopi Bali kepada dunia.

Bagi Santi, keberhasilan tersebut bukan hanya miliknya pribadi, melainkan hasil kerja bersama para petani perempuan yang selama ini tumbuh dan berjuang bersama menjaga kualitas kopi Bali.

Ia berharap ke depan semakin banyak dukungan bagi petani dan pelaku usaha perempuan di daerah agar mampu terus berkembang dan menciptakan produk lokal yang berdaya saing global.

Melalui semangat pemberdayaan, Santi membuktikan bahwa perempuan desa tidak hanya mampu menggerakkan ekonomi keluarga, tetapi juga membawa nama daerah dan produk lokal Indonesia dikenal hingga dunia internasional.

Biro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Alat Aksesibilitas