Lompat ke konten utama
Menko PM Muhaimin Ungkap Kurikulum yang Digunakan di Sekolah Rakyat

Menko PM Muhaimin Ungkap Kurikulum yang Digunakan di Sekolah Rakyat

Kabar Terbaru 16 Juli 2025

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan kurikulum yang digunakan Sekolah Rakyat berbasis kebutuhan, minat, dan bakat yang dimiliki oleh setiap murid.
Menko Muhaimin menjelaksan kurikulum itu digunakan agar Sekolah Rakyat dapat memanfaatkan setiap potensi yang dimiliki murid demi menghasilkan lulusan yang berdaya dan mandiri.
Hal tersebut Menko Muhaimin sampaikan ketika meninjau dan meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Intan Soeweno Cibinong, Kabupaten Bogor.
“Bahwa sekolah rakyat ini memiliki konsep multi-entry dan multi-exit. Artinya semua anak didik apapun latar belakangnya agar didukung untuk mengeksplorasi, berekspresi sesuai dengan minat dan bakatnya,” kata Menko Muhaimin dalam keterangan tertulis, Senin (14/7/2025).
Oleh karena itu, Menko Muhaimin memastikan pemberian materi pembelajaran yang akan diberikan kepada murid Sekolah Rakyat akan bervariasi.
“Mereka yang berminat menjadi scientist tentu akan didorong penguatan dan terus kebebasan eksperimennya,” ujar dia.

“Mereka yang berminat menjadi pengusaha harus diberikan kemampuan, wawasan, pelatihan mental entrepreneurship,” sambungnya.
Tak hanya itu, Menko Muhaimin menjelaskan pemetaan bakat (talent mapping) murid juga dilakukan pada awal mula murid memasuki Sekolah Rakyat.
Pemetaan bakat itu, kata Menko Muhaimin, guna mendeteksi peluang yang dapat dimanfaatkan para murid di masa depan sesuai kemampuan mereka.
“Peta masa depan itu penting karena anak-anak mengerti potensi dirinya dan peluang-peluangnya,” tutur dia.
Di sisi lain, Menko PM Muhaimin menegaskan keberhasilan Sekolah Rakyat penting demi menyukseskan upaya pengentasan kemiskinan sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Inpres 8/2025.
Sebab, Sekolah Rakyat adalah salah satu upaya mengentaskan kemiskinan dengan memutus rantai kemiskinan. Yaitu dengan memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin.

Biro Komunikasi Pengelolaan Data dan Informasi

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Dokumen Lampiran

Alat Aksesibilitas